http://www.englisch-hilfen.de/en/exercises_list/alle_grammar.htm
http://www.learn4good.com/languages/evrd_grammar/adjective_order.htm
SELAMAT BELAJAR
Rabu, 27 Juni 2012
Adjective Lesson Plan – English Adjectives Activity
Opinion
|
An opinion adjective
explains what you think about something (other people may not agree with
you).
Examples: silly, beautiful, horrible, difficult |
Size
|
A size adjective, of
course, tells you how big or small something is.
Examples: large, tiny, enormous, little |
Age
|
An age adjective tells you
how young or old something or someone is.
Examples: ancient, new, young, old |
Shape
|
A shape adjective describes
the shape of something.
Examples: square, round, flat, rectangular |
Colour
|
A colour adjective, of
course, describes the colour of something.
Examples: blue, pink, reddish, grey |
Origin
|
An origin adjective
describes where something comes from.
Examples: French, lunar, American, eastern, Greek |
Material
|
A material adjective
describes what something is made from.
Examples: wooden, metal, cotton, paper |
Purpose
|
A purpose adjective
describes what something is used for. These adjectives often end with “-ing”.
Examples: sleeping (as in “sleeping bag”), roasting (as in “roasting tin”) |
Some examples of adjective order
Opinion
|
Size
|
Age
|
Shape
|
Colour
|
Origin
|
Material
|
Purpose
|
||
a
|
silly
|
young
|
English
|
man
|
|||||
a
|
huge
|
round
|
metal
|
bowl
|
|||||
a
|
small
|
red
|
sleeping
|
bag
|
Rabu, 23 Mei 2012
TATA CARA SHALAT JAMAK DAN QASHAR
PENGERTIAN SHALAT JAMAK
Salat jamak adalah salat
yang digabungkan, maksudnya menggabungkan dua salat fardu yang dilaksanakan
pada satu waktu. Misalnya menggabungkan salat Duhur dan Asar dikerjakan pada
waktu Duhur atau pada waktu Asar. Atau menggabungkan salat magrib dan ‘Isya dikerjakan
pada waktu magrib atau pada waktu ‘Isya. Sedangkan salat Subuh tetap pada
waktunya tidak boleh digabungkan dengan salat lain.
Salat jamak boleh
dilaksanakan karna beberapa alasan:
1. Dalam perjalanan jauh
minimal 81 km.
2. Perjalanan itu tidak
bertujuan untuk maksiat.
3. Dalam keadaan sangat
ketakukan atau khawatir misalnya perang, sakit, hujan lebat, angin topan
dan bencana alam.
Salat fardu dalam sehari semalam yang boleh dijamak adalah
pasangan salat duhur dengan asar dan salat magrib dengan ‘isya. Sedangkan salat
subuh tidak boleh dijamak. Demikian pula orang tidak boleh menjamak salat asar
dengan magrib.
Salat jamak dapat
dilaksanakan dengan dua cara:
1. JAMAK TAKDIM (jamak yang
didahulukan), yakni menjamak dua salat yang dilaksanakan pada waktu yang
pertama. Misalnya menjamak salat duhur dengan asar, dikerjakan pada waktu duhur
( 4 rakaat salat duhur dan 4 rakaat salat asar) atau menjamak salat magrib
dengan ‘isya dilaksanakan pada waktu magrib (3 rakaat salat magrib dan 4 rakaat
salat ‘isya).
Misalnya salat duhur
dengan asar: salat duhur dahulu empat rakaat kemudian salat asar empat rakaat,
dilaksanakan pada waktu duhur.
Tata caranya sebagai berikut:
1)
Berniat salat duhur dengan jamak takdim. Bila dilafalkan yaitu:
اُصَلِّى فَرْضَ الظُهْرِ
اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَقْدِيْمًا مَعَ العَصْرِ فَرْضًا للهِ تَعَالى
” Saya niat salat salat
duhur empat rakaat digabungkan dengan salat asar dengan jamak takdim karena
Allah Ta’ala”
2)
Takbiratul ihram
3) Salat
duhur empat rakaat seperti biasa.
4) Salam.
5) Berdiri
lagi dan berniat salat yang kedua (asar), jika dilafalkan sebagai berikut;
اُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِ
اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَقْدِيْمًا مَعَ الظُهْرِ فَرْضًا للهِ تَعَالى
“ Saya niat salat asar
empat rakaat digabungkan dengan salat duhur dengan jamak takdim karena Allah
ta’ala.
6)
Takbiratul Ihram
7) Salat
asar empat rakaat seperti biasa.
8) Salam.
2. JAMAK THAK'HIR (jamak yang diakhirkan),
yakni menjamak dua salat yang dilaksanakan pada waktu yang kedua. Misalnya
menjamak salat duhur dengan asar, dikerjakan pada waktu asar atau menjamak
salat magrib dengan ‘isya dilaksanakan pada waktu ‘isya.
Misalnya salat magrib dengan
‘isya: boleh salat magrib dulu tiga rakaat kemudian salat ‘isya empat rakaat,
dilaksanakan pada waktu ‘isya.
Tata caranya sebagai berikut:
1) Berniat
menjamak salat magrib dengan jamak ta’khir. Bila dilafalkanyaitu:
2) اُصَلِى
فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَأخِيْرًا مَعَ العِشَاءِ فَرْضًا
للهِ تََعَالَى
“ Saya niat salat salat
magrib tiga rakaat digabungkan dengan salat ‘isya dengan jamak ta’khir karena
Allah Ta’ala”
3)
Takbiratul ihram
4) Salat
magrib tiga rakaat seperti biasa.
5) Salam.
6) Berdiri
lagi dan berniat salat yang kedua (‘isya), jika dilafalkan sebagai berikut;
7)
اُصَلّى فَرْضَ العِسَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ
جَمْعًا تَأخِيْرًا مَعَ المَغْرِبِ فَرْضًا للهِ تََعَالَى
“ Saya berniat salat
‘isya empat rakaat digabungkan dengan salat magrib dengan jamak ta’khir karena
Allah Ta’ala.”
8)
Takbiratul Ihram
9) Salat
‘isya empat rakaat seperti biasa.
10)
Salam.
PENGERTIAN SHALAT QASHAR
Salat qasar adalah salat
yang dipendekkan (diringkas), yaitu melakukan salat fardu dengan cara meringkas
dari empat rakaat menjadi dua rakaat. Salat fardu yang boleh diringkas adalah
salat yang jumlah rakaatnya ada empat yaitu duhur , asar dan ‘isya.
Syarat Sah Salat Qasar
Syarat-syarat salat
qasar sama dengan syarat salat jamak hanya ditambah persyaratan bahwa salat
yang dapat diqasar adalah salat yang jumlah rakaatnya empat, tidak makmum pada
orang yang salat sempurna (biasa, tidak qasar)
Ambil contoh salat qasar
duhur.
Tata caranya sebagai berikut:
1. Berniat salat dengan
cara qasar. Jika dilafalkan sebagai berikut:
2. اُصَلّى فَرْضَ الظُهْرِ
رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا للهِ تَعَالى
Artinya: “ saya berniat
salat duhur dua rakaat diqasar karena Alla Ta’ala”
1. Takbiratul ihrom.
1. Salat dua rakaat
2. Salam.
PENGERTIAN SHALAT JAMAK QASHAR
Salat jamak qasar adalah
menggabungkan dua salat fardu dalam satu waktu sekaligus meringkas (qasar).
Salat Jamak Qasar
menggunakan Jamak Takdim: misalnya salat duhur dengan asar.
Tata caranya sebagai berikut:
Berniat menjamak qasar
salat duhur dengan jamak takdim. Jika dilafalkan sebagai berikut:
اُصَلّى فَرْضَ الظُهْرِ
رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ العَصْرُ جَمْعَ تَقْدِيْمًا للهِ
تَعَالَى
“ Saya berniat salat
duhur dua rakaat digabungkan dengan salat asar dengan jamak takdim, diqasar
karena Allah Ta’ala”
1. Takbiratul ihram.
2. Salat duhur dua rakaat
(diringkas)
3. Salam.
4. Berdiri dan niat salat
asar, jika dilafalkan sebagai berikut:
اُصَلّى فَرْضَ العَصْرِ
رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَِى الظُهْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمًا للهِ
تَعَالَى
“ Saya berniat salat
asar dua rakaat digabungkan dengan salat duhur dengan jamak takdim, diqasar
karena Allah Ta’ala”
1. Takbiratul ihram.
2. Salat asar dua rakaat
(diringkas)
3. Salam
Salat Jamak Qasar
menggunakan Jamak Ta’khir: misalnya salat magrib dengan ‘isya.
Tata caranya
sebagai berikut:
1. Berniat menjamak qasar
salat magrib denganjamak ta’khir. Jika dilafalkan sebagai berikut:
اُصَلّى فَرْضَ المغرب
ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا اِلَى العِشَاءِ جَمْعَ تَاْخِيْرًا للهِ تَعَالَى
“ Saya berniat salat
magrib tiga rakaat digabungkan dengan salat isya’ dengan jamak ta’khir karena
Allah Ta’ala.”
1. Takbiratul ihram.
2. Salat magrib tiga rakaat
seperti biasa.
3. Salam.
4. Berdiri dan niat salat
isya’. Jika dilafalkan sebagai berikut:
اُصَلّى فَرْضَ العِشَاءِ
رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ المَغْرِبُ جَمْعَ تَاْخِيْرًا للهِ
تَعَالَى
“ Saya berniat salat
isya’ dua rakaat digabungkan dengan salat magrib dengan jamak ta’khir, diqasar
karena Allah Ta’ala.”
1. Takbiratul Ihram.
2. Salat isya’ dua rakaat
(diringkas)
3. Salam
SEMOGA BERMANFAAT YA TEMAN-TEMAN SEKALIAN..
ASSALAMUALAIKUM... :)
Kamis, 19 Januari 2012
SHALAT DHUHA
Sholat Dhuha adalah sholat sunnat yang dilakukan ketika waktu dhuha.
Waktu dhuha adalah waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7
hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu dzuhur.
Jumlah raka’at shalat dhuha bisa dengan 2,4,8 atau 12 raka’at. Dan
dilakukan dalam satuan 2 raka’at sekali salam.
beberapa hari terakhir saya yang sedang keranjingan baca buku ini begitu rajin melakukan Sholat Dhuha, ingin memperbaiki diri, mencoba hal-hal yang positif dan semoga Allah Meridhoinya.
ini saya bagi Niat Sholat Dhuha :
Ushallii sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa
dan berikut adalah Doa setelah Sholat Dhuha:

ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHALIHIN.
Artinya : “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.
Doa Rezeki
1. Doa untuk menarik rezeki dari setiap penjuru (dibaca 7x setelah sholat fardhu)

Artinya: “Wahai Allah limpahkanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad sebanyak aneka rupa rezeki. Wahai Dzat yang maha meluaskan rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. Luaskan dan banyakkanlah rezekiku dari segenap setiap penjuru dari perbendaharaan rezeki-Mu tanpa pemberian dari makhluk, berkat kemurahan-Mu juga. Dan, limpahkanlah pula rahmat dan salam atas dan para sahabat beliau”
2. Doa untuk mendapatkan rezeki yang halal (dibaca 3x setelah sholat jumat/sholat fardhu)

ALLAHUMMA YAA GHANIYYU YA HAMIIDU YAA MUBDI’U YAA MU’IIDU YAA RAHIIMU, YAA WADUUDU AGHNINII BI HALAALIKA‘AN HARAAMIKA WAKFINII BI FADHLIKA ‘AMMAN SIWAAKA WA SHALLALLAHU ‘ALAA MUHAMMADIN WA AALIHI WA SALLAMA.
Artinya: “Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Kaya, wahai Dzat Yang Maha Terpuji, wahai Dzat Yang memulai, wahai Dzat yang mengembalikan, wahai Dzat yang mencintai. Cukupilah kami dengan kehalalan-Mu dari keharaman-Mu. Cukupilah kami dengan anugerah-Mu dari selain Engkau semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad, keluarga dan sahabat beliau.”
3. Doa untuk mendapatkan rezeki yang melimpah (dibaca setelah sholat fardhu)

ALLAHUMMA YAA AHADU YAA WAAHIDU YAA MAUJUUDU YAA JAWWAADU YAA BAASITHU YAA KARIIMU YAA WAH-HAABU YAA DZATH THOULI YAA GHANIYYU YAA MUGHNII YAA FATTAHU YAA RAZAAQU YAA ‘ALIIMU YAA HAYYU YAA QAYYUMU YAA RAHMAANU YAA RAHIIM YAA BADII’AS SAMAAWAATI WAL ARDHI YAA DZAL JALAALI WAL IKRAANI YA HANNAANU YAA MANNAANU INFAHNI MINKA NAFHATIN KHAIRIN TUGHNINII ‘AMMAN SIWAAKA
Artinya: Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Tunggal tidak memiliki bagian, wahai Dzat Yang Maha Tunggal, tidak menyerupai makhluk dan tidak sekutu, wahai Dzat Yang Maujud, wahai Dzat yang amat murah hati, wahai Dzat yang Melempangkan rezeki, wahai Dzat Yang memiliki anugerah, wahai Dzat Yang maha kaya, wahai Dzat yang Maha membuka, wahai Dzat Yang Maha member rizki, wahai Dzat Yang Maha Mengetahui, wahai Dzat Yang Maha Hidup, wahai Dzat yang Maha berdiri sendiri, wahai Dzat Yang Maha Pengasih, wahai Dzat yang Maha Penyayang, wahai Dzat Yang Menciptakan langit dan bumi, wahai Dzat Yang Memiliki keagungan dan Kemuliaan, wahai Dzat yang Maha Memberi, semerbakkanlah aku dari-Mu dengan semerbak yang bagus yang dapat memcukupi aku dari selain Engkau”
4. Doa untuk memudahkan mata pencaharian (dibaca 7x saat menuju tempat kerja)

Artinya: “Dengan nama Allah, semoga Engkau menjaga diri kami, harta kami dan agama kami. Wahai Allah, ridhailah kamu dengan ketetapan-Mu dan berilah kami berkah kepada kami pada segala apa yang Engkau percepat apa yang Engkau akhiri dan tidak pula menyukai mengakhiri apa yang Engkau cepatkan”
beberapa hari terakhir saya yang sedang keranjingan baca buku ini begitu rajin melakukan Sholat Dhuha, ingin memperbaiki diri, mencoba hal-hal yang positif dan semoga Allah Meridhoinya.
ini saya bagi Niat Sholat Dhuha :
Ushallii sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa
dan berikut adalah Doa setelah Sholat Dhuha:
ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHALIHIN.
Artinya : “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.
Doa Rezeki
1. Doa untuk menarik rezeki dari setiap penjuru (dibaca 7x setelah sholat fardhu)
Artinya: “Wahai Allah limpahkanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad sebanyak aneka rupa rezeki. Wahai Dzat yang maha meluaskan rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. Luaskan dan banyakkanlah rezekiku dari segenap setiap penjuru dari perbendaharaan rezeki-Mu tanpa pemberian dari makhluk, berkat kemurahan-Mu juga. Dan, limpahkanlah pula rahmat dan salam atas dan para sahabat beliau”
2. Doa untuk mendapatkan rezeki yang halal (dibaca 3x setelah sholat jumat/sholat fardhu)
ALLAHUMMA YAA GHANIYYU YA HAMIIDU YAA MUBDI’U YAA MU’IIDU YAA RAHIIMU, YAA WADUUDU AGHNINII BI HALAALIKA‘AN HARAAMIKA WAKFINII BI FADHLIKA ‘AMMAN SIWAAKA WA SHALLALLAHU ‘ALAA MUHAMMADIN WA AALIHI WA SALLAMA.
Artinya: “Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Kaya, wahai Dzat Yang Maha Terpuji, wahai Dzat Yang memulai, wahai Dzat yang mengembalikan, wahai Dzat yang mencintai. Cukupilah kami dengan kehalalan-Mu dari keharaman-Mu. Cukupilah kami dengan anugerah-Mu dari selain Engkau semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad, keluarga dan sahabat beliau.”
3. Doa untuk mendapatkan rezeki yang melimpah (dibaca setelah sholat fardhu)
ALLAHUMMA YAA AHADU YAA WAAHIDU YAA MAUJUUDU YAA JAWWAADU YAA BAASITHU YAA KARIIMU YAA WAH-HAABU YAA DZATH THOULI YAA GHANIYYU YAA MUGHNII YAA FATTAHU YAA RAZAAQU YAA ‘ALIIMU YAA HAYYU YAA QAYYUMU YAA RAHMAANU YAA RAHIIM YAA BADII’AS SAMAAWAATI WAL ARDHI YAA DZAL JALAALI WAL IKRAANI YA HANNAANU YAA MANNAANU INFAHNI MINKA NAFHATIN KHAIRIN TUGHNINII ‘AMMAN SIWAAKA
Artinya: Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Tunggal tidak memiliki bagian, wahai Dzat Yang Maha Tunggal, tidak menyerupai makhluk dan tidak sekutu, wahai Dzat Yang Maujud, wahai Dzat yang amat murah hati, wahai Dzat yang Melempangkan rezeki, wahai Dzat Yang memiliki anugerah, wahai Dzat Yang maha kaya, wahai Dzat yang Maha membuka, wahai Dzat Yang Maha member rizki, wahai Dzat Yang Maha Mengetahui, wahai Dzat Yang Maha Hidup, wahai Dzat yang Maha berdiri sendiri, wahai Dzat Yang Maha Pengasih, wahai Dzat yang Maha Penyayang, wahai Dzat Yang Menciptakan langit dan bumi, wahai Dzat Yang Memiliki keagungan dan Kemuliaan, wahai Dzat yang Maha Memberi, semerbakkanlah aku dari-Mu dengan semerbak yang bagus yang dapat memcukupi aku dari selain Engkau”
4. Doa untuk memudahkan mata pencaharian (dibaca 7x saat menuju tempat kerja)
Artinya: “Dengan nama Allah, semoga Engkau menjaga diri kami, harta kami dan agama kami. Wahai Allah, ridhailah kamu dengan ketetapan-Mu dan berilah kami berkah kepada kami pada segala apa yang Engkau percepat apa yang Engkau akhiri dan tidak pula menyukai mengakhiri apa yang Engkau cepatkan”
TATA CARA SHALAT TAHAJUD
A. Pembagian Keutamaan Waktu Shalat Tahajud
Sepertiga malam, kira-kira mulai dari jam 19.00
samapai jam 22.00
Sepertiga kedua, kira-kira mulai dari jam 22.00
sampai dengan jam 01.00
Sepertiga ketiga, kira-kira dari jam 01.00 sampai
dengan masuknya waktu subuh.
B. Niat shalat tahajud:
Ushallii sunnatat-tahajjudi rak’ataini lillaahi
ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat shalat sunat tahajud dua
rakaat karena Allah”
C. Doa yang dibaca setelah shalat
tahajud:
Rabbanaa aatina fid-dun-yaa hasanataw wa fil
aakhirati hasanataw wa qinaa adzaaban-naar.
Artinya: “Ya Allah Tuhan kami, berilah kami
kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa api
neraka.”
Dalam hadits Bukhari dinyatakan, bahwa rasulullah
jika bangun dari tidurnya di tengah malam lalu bertahajud membaca doa:
Allahumma lakal hamdu anta qayyimus samaawaati
walardhi wa man fiihin, wa lakal hamdu laka mulkus samaawaati wal ardhi wa man
fiihin, wa lakal hamdu nuurus samaawaati wal ardhi, wa lakal hamdu antal haqqu
wa wa’dukal-haqqu wa liqaa’uka haqqun wa qauluka haqqun wal-jannatu haqqun, wan
naaru haqqun, wan-nabiyyuuna haqqun, wa Muhammadun shallallaahu ‘alaihi wa
sallama haqqun, waass’atu haqqun. Allahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa
‘alaika tawakaltu wa ilaika anabtu wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu,
faghfir lii maa qaddamtu, wa maa akhkhartu wa maa asrartu, wa maa a’lantu antal
muqaddimu wa antal mu’akhiru la ilaaha illa anta aula ilaaha gairuka wa laa
haula quwwata illa billah.
Artinya: “Ya Allah, bagi-Mu segala puji.
Engkaulah penegak langit dan bumi dan alam semesta beserta segala isinya.
Bagi-Mulah segala puji, pemancar cahay langit dan bumi. Bagi-Mulah segala puji,
Engakaulah yang haq, dan janji-Mu adalah benar, dan surge adalah haq, dan
neraka adalah haq, dan nabi-nabi itu adalah haq, dan Nabi Muhammad adalah
benar, dan hari kiamat adalah benar. Ya Allah, kepada-Mulah kami berserah diri
(bertawakal) kepada Engkau jualah kami kembali, dan kepada-Mulah kami rindu,
dan kepada engkaulah kami berhukum. Ampunilah kami atas kesalahan yang sudah
kami lakukan dan sebelumnya, baik yang kami sembunyikan maupun yang kami
nyatakan. Engkaulah Tuhan yang terdahulu dan Tuhan ynag terakhir. Tidak ada
Tuhan melainkan Engkau Allah Rabbul alamin. Tiada daya upaya melainkan dengan
pertolongan Allah.”
D. Setelah itu, perbanyaklah membaca
istigfar sebagai berikut:
Astagfirullaahal azhim wa atuubu ilaiih
Artinya: “Kami memohon ampunan kepada Allah Yang
Maha Agung dan kami pun bertaubat kepada-Nya”
E. Keutamaan Shalat Tahajud
Sahabat Abdullah bin Salam mengatakan, bahwa Nabi
Muhammad saw bersabda:
“Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan
berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya
kamu masuk Surga dengan selamat.” (HR Tirmidzi)
Bersabda Nabi Muhammad saw:
“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah
shalat sunnat di waktu malam.” (HR Muslim)
Selain itu, Allah sendiri juga berfirman:
Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud
sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat
yang terpuji. (QS Al-Isra’: 79)
Dari Jabir r.a., ia barkata, “Aku mendengar
Rasulullah saw. Bersabda: Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat
yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan
dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu
setiap malam.” (HR Muslim dan Ahmad)
“Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal
itu tradisi orang-orang saleh sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah,
menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR Ahmad)
F. Kiat Mudah Shalat Malam/Qiyamullail
Agar kita diberi kemudahan bangun malam untuk
melakukan shalat malam, cobalah tips-tips berikut ini:
Aturlah aktivitas di siang hari agar malamnya
Anda tidak kelelahan. Sehingga tidak membuat Anda tidur terlalu lelap.
Makan malam jangan kekenyangan, berdoa untuk bisa
bangun malam, dan jangan lupa pasang alarm sebelum tidur.
Hindari maksiat, sebab menurut pengalaman Sufyan
Ats-Tsauri, “Aku sulit sekali melakukan qiyamullail selama 5 bulan disebabkan
satu dosa yang aku lakukan.”
Ketahuilah fadhilah (keutamaan) dan keistimewaan
qiyamulail. Dengan begitu kita termotivasi untuk melaksanakannya.
Tumbuhkan perasaan sangat ingin bermunajat dengan
Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Baik juga jika janjian dengan beberapa teman
untuk saling membangunkan dengan miscall melalui telepon atau handphone.
Buat kesepakatan dengan istri dan anak-anak bahwa
keluarga punya program tahajud bersama sekali atau dua malam dalam sepekan.
Berdoalah kepada Allah swt. untuk dipermudah
dalam beribadah kepadaNya.
NB : sebagai tambahan pamahaman tentang sholat
tahajjud, dhuha saya link kan video tentang keutamaan tahajjud oleh ustadz
arifin ilham agar suara tida bercampur “Pause” live musik di sebelah kanan
anda…..
Langganan:
Postingan (Atom)





